Selamat Datang di website RSPAU dr.S.HARDJOLUKITO

Jam Besuk : Senin sampai Sabtu | Pukul 11:00 - 13:00 dan 17:00 - 19:00WIB Contact : (0274) 444702

Ka RSPAU dr.S.Hardjolukito Menerima Secara Simbolis Bantuan Donasi Dari PMI DIY



Bertempat di Markas PMI DIY Ka RSPAU menerima secara simbolis Bantuan APD (4/5/2020). Marsekal Pertama TNI dr.Djunadi.MS.,Sp.KP menerima Donasi secara simbolis dari Wakil Gubernur DIY KGPAA Pakualam X berupa APD dan alat kesehatan bagi beberapa Pelayanan Kesehatan di Yogyakarta, salah satunya RSPAU dr.S.Hardjolukito. Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, KGPAA Paku Alam X dan Ketua Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY), GBPH. H. Prabukusumo, S.Psi memberikan Alat Perlindungan Diri (APD) ke dua belas rumah sakit rujukan di DIY.“Bantuan untuk tenaga medis ini adalah wujud PMI DIY mendukung pemerintah dalam menangani Covid-19. APD yang kami berikan ini adalah donasi dari Yayasan Amal Bakti Natural Nusantara, di antaranya adalah baju hazmat sejumlah 500 pcs, masker bedah sejumlah 4.700 pcs, masker N95 sejumlah 825 pcs, pelindung wajah (face shield) sejumlah 125 pcs dan hand sanitizer sejumlah 3.456 pcs. Sedangkan rumah sakit rujukan yang kami beri dukungan adalah RS Sardjito, RS Panti Rapih, RS Bethesda, RSPAU dr.S. Hardjolukito, RSA UGM, RS JIH, RS Bhayangkara, RSUD Kota Yogyakarta, RSUD Bantul, RSUD Sleman, RSUD Wonosari dan RSUD Wates,” tutur GBPH Prabukusumo, Ketua PMI DIY dalam keterangannya.

Selain untuk rumah sakit rujukan, PMI DIY juga kembali akan mendistribusikan perlengkapan penanganan Covid-19 untuk Kabupaten/Kota di DIY, di antaranya adalah 152 hazmat, masker N95 sejumlah 120 pcs, handscoon sejumlah 400 pcs, face shield sejumlah 60 pcs, hand sanitizer sejumlah 576 pcs, disinfektan DCS (Disinfektan Semprot Corona) sejumlah 4 jeriken, disinfektan Wipol sejumlah 2.112 pcs dan beras paket 800 kilogram serta sarung dan mukena masing-masing 100 pcs.

 

“Personel PMI, sampai dengan saat ini masih terus bekerja menangani dan mencegah Covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan di 1.325 titik dengan jumlah penerima manfaat sejumlah 349.579 orang, promosi kesehatan di 245 titik dengan penerima manfaat sejumlah 26.376 orang selama periode 20 Maret-2 Mei 2020," ungkap Wagub.

 

"Sedangkan pelayanan ambulans baik kedaruratan maupun pemakaman jenazah terdampak Covid-19, PMI Kabupaten Gunungkidul tiga puluh kali, delapan belas di antaranya pemakaman, sementara PMI Kabupaten Sleman telah melayani pemakaman sejumlah 13 kali dan PMI Kabupaten Bantul sejumlah lima kali," katanya.

 

Gusti Prabu, sapaan akrab Ketua PMI DIY juga menuturkan bahwa selama masa tanggap darurat Covid-19, pelayanan kepada masyarakat terdampak Covid-19, mulai dari penyemprotan disinfektan, pelayanan ambulans, hingga memakamkan orang-orang dengan status Pasien Dalam pengawasan, pasien positif maupun Orang Dalam Pengawasan (ODP), pendampingan psikososial, promosi dan edukasi hidup bersih dan sehat juga distribusi bantuan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan untuk menghindarkan terjadinya kerumunan.

 

“Mereka bersiaga 24 jam! Pemakaman, mayoritas dilakukan malam hari, atau bisa juga dini hari dan siang hari. Begitu pula pelayanan kedaruratan, bisa terjadi sewaktu-waktu. Semua personel, selain dalam penanganannya menggunakan pakaian APD lengkap dengan protokol penanganan Covid-19 juga diberikan asuransi. Dengan demikian, sampai saat ini kami masih meminta dukungan dari berbagai pihak untuk membantu PMI, baik melalui donasi di rekening maupun donasi perlengkapan dan peralatan," ucapnya.

"Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat, para donatur, media, PMI Pusat yang telah mendukung PMI, bersama-sama, gotong royong menangani wabah ini. Sampai dengan 2 Mei 2020 pukul 17.01 WIB, donasi yang terkumpul sebesar Rp250.858.000,00 dan sudah digunakan untuk tanggap darurat penanganan Covid-19. Kami juga masih membuka donasi, silakan masyarakat yang akan membantu bisa menyalurkan melalui rekening Bank Mandiri No. 137.00074.49594 atas nama Penanggulangan Bencana PMI Provinsi DIY," ungkap Gusti Prabu

 

Gusti Prabukusumo menuturkan bahwa semua personel PMI yang bertugas di lapangan, dari pelayanan disinfektan, ambulans, donor darah menggunakan APD lengkap sesuai Protokol Pencegahan Covid-19.

 

“Mereka adalah garda terdepan, melayani masyarakat dengan tanpa pamrih tidak mengenal waktu. Keselamatan personel kita utamakan agar bisa melayani masyarakat dengan optimal,” pungkas Gusti Prabu.

 

Selanjutnya, untuk membangun semangat persaudaraan serta kepedulian terhadap kemanusiaan, PMI membutuhkan jejaring yang luas, di antaranya dengan mengajak insan pers baik media cetak maupun elektronik untuk berperan serta mendiseminasikan dan mewartakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang dilakukan PMI. Dalam keterangannya Ka RSPAU Marsekal Pertama TNI dr.Djunadi.MS.,Sp.KP menyampaikan banyak terimakasih atas bantuan ini, ini sangat bermanfaat bagi tenaga kesehatan RSPAU untuk terus melanjutkan perjuangan dalam menyembuhkan pasien terpapar Covi-19 yang ada di RSPAU. Saat ini kami sedang merawat 17 pasien Covid-19, 9 diantaranya Positif Corona. Semoga Badai ini segera berlalu ujar Ka RSPAU mengakhiri kegiatan pada pagi ini.Dok RSPAU

 

Mari bersama menebar senyum, tiada henti berkarya untuk kemanusiaan