Selamat Datang di website RSPAU dr.S.HARDJOLUKITO

Jam Besuk : Senin sampai Sabtu | Pukul 11:00 - 13:00 dan 17:00 - 19:00WIB Contact : (0274) 444702

Reviu Laporan Keuangan UO TNI AU T.A 2019 di RSPAU dr. S Hardjolukito



       RSPAU dr. S Hardjolukito menjadi tuan rumah kegiatan Reviu Laporan Keuangan  itjenau di T.A 2019 oleh tim Itjen AU 2020 (10/02/20). RSPAU dr.S.Hardjolukito menerima Tim Reviu Laporan Keuangan Itjenau di ruang Garuda satu RSPAU. Hadir dalam kegiatan ini sebagai UO Itjen AU 2020, Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Bob Henry Panggabean, Perwakilan dari AAU, Lanud SMO dan para pejabat RSPAU. Kegiatan ini merupakan kegiatan ini merupakan penelusuran angka – angka dalam laporan keuangan (LK), dan permintaan keterangan dan analisis yang harus menjadi dasar bagi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah ( APIP) untuk memberikan keyakinan terbatas bahwa tidak ada modifikasi materiil yang harus dilakukan atas laporan keuangan  (LK), sehingga LK tersebut sesuai dengan standar akuntansi pemerintah yang berbasis akrual sesuai peraturan menteri keuangan nomor 270/PMK.05/2014. 


      Dalam sambutannya Ka RSPAU Marsma TNI Djunadi, MS., Sp.KP mengucapkan selamat datang kepada tim Itjen AU 2020 serta berharap semoga dengan adanya pertemuan kali ini dapat menjadi forum komunikasi dan koordinasi yang efektif juga sebagai wahana untuk evaluasi pelaporan keuangan negara yang telah dikelola kementerian pertahanan melalui AAU, Lanud Adisutjipto, Lanud SMO dan RSPAU dr. S Hardjolukito sebagai instansi di jajaran TNI AU di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Beliau juga berpesan kepada seluruh staf yang hadir pada hari ini. Baik dari AAU, Lanud Adisutjipto, RSPAU dr. S Hardjolukito dan Lanud SMO agar dapat bekerjasama dalam memberikan data yang terkait neraca, laporan realisasi anggaran, catatan atas laporan keuangan dan pendukung lainnya, agar maksud dan tujuan kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.


      Dalam peraturan pemerintah nomor 8 Tahun 2006, reviu merupakan tugas dan kewajiban APIP dengan tujuan memberikan keyakinan terbatas atas keandalan informasi yang disajikan dalam LK, sebelum disampaikan oleh pimpinan lembaga kepada pihak terkait. Pada kesempatan ini, Irops Itjenau Marsma TNI Anang Nurhadi S.E juga menyampaikan bahwa BPK RI telah memberikan opini “Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan paragraf penekanan” atas laporan penekanan tersebut adalah terkait penngelolaan pengadaan alutsista melalui program FMS belum sepenuhnya sesuai ketentuan dan penggunaan langsung PNBP pada dana Yanmasum BPJS tanpa melalui mekanisme APBN. Opini tersebut embawa konsekuensi kepada TNI AU untuk selalu berupaya mempertahankan predikat WTP dengan terus berusaha optimal dalam penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang ditetapkan pemerintah.

Beliau juga berharap adanya kerjasama dan keerbukaan antara satker yang terkait dalam penyusunan LK dengan tim Itjen AU, sehingga hasil reviu nantinya berguna dalam penyusunan LK UO TNI AU T.A 2019 dan akan memberikan kontribusi positif dalam upaya mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dok Humas

Baca Juga Berita Lainnya http://rspauhardjolukito.com/category/berita