Selamat Datang di website RSPAU dr.S.HARDJOLUKITO

Jam Buka : Senin sampai sabtu - 8:00 - 16:00 Contact : (0274) 444702

WORKSHOP PENANGANAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS



Kamis, 9 Mei 2018 RSPAU dr. S. Hardjolukito mengadakan Workshop Penanganan Pertolongan Pertama Pada Korban Kecelakaan Lalu Lintas. Acara yang dihadiri anggota Satlantas, Puskesmas dan LSM sekitar RSPAU dr. S. Harjdolukito tersebut dibuka oleh Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito Marsekal Pertama dr. M. Daradjat, Sp.An. Setelah mengucapkan selamat datang di RSPAU dr. S. Hardjolukito, Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito mengucapkan terimakasih atas atensi untuk para peserta, dalam sambutannya beliau yakin bahwa pengorbanan waktu dan tenaga bapak ibu sekalian untuk datang ke Workshop Penanganan Pertolongan Pertama Pada Korban Kecelakaan Lalu Lintas tidak akan sia- sia.

Materi workshop pagi itu adalah salah satu dari sekian banyak prasyarat yang harus dimiliki  civitas hospitalia RSPAU dr. S. Hardjolukito bahkan harusnya skill atau keahlian dimiliki oleh setiap orang sehingga menurunkan angka kematian akibat salah prosedur maupun respon time yang terlalu lama. Untuk itu setiap orang yang terdekat dengan korban dituntut memahi cara memberikan bantuan hidup dasar (BHD). Pentingnya BHD antara lain untuk memberikan pertolongan dini kepada pasien sebelum mendapatkan pertolongan medis. Dengan begitu pasien cepat tertolong, mengurangi angka kematian dan komplikasi. Ini harus dilakukan dengan cepat dan tepat, itulah yang menjadi dasar pemikiran diadakannya workshop kali ini. Selain itu acara tersebut juga sebagai ajang memperkenalkan RSPAU kepada jajaran anggota Kepolisian, faskes dan komunitas- komunitas yang ada di wilayah sekitar RSPAU dr. S. Hardjolukito.

Setiap peserta mendapatkan materi dari narasumber yang kompeten dibidangnya (dokter dan perawat ahli) adapun materi yang disampaikan oleh Kol Kes dr. Suhana, Sp.OT dan Ltk Kes dr. Margono, Sp.JP antara lain materi tentang ambulasi dan transfers pasien kecelakaan, sistem code blue rumah sakit dan teknik penatalaksanaan atau pertolongan pada korban yang tidak sadar. Disampaing mendapatkan materi setiap peserta wajib mencoba dan melakukan tindakan bantuan hidup dasar sesuai dengan tahapan yang benar. Setiap peserta terlihat sangat antusias terhadap pelatihan ini terutama bagi peserta umum atau non medis karena pelatihan ini merupakan hal baru bagi mereka semua sehingga mereka sangat bersemangat mengikuti pelatihan ini. Semoga pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta yang notabene anggota Lantas Polri, Komunitas Driver Jogja dan LSM. (HUMAS RSPAU2018)