Selamat Datang di Website RSPAU dr. SUHARDI HARDJOLUKITO

Jam Besuk : Senin - Sabtu | Pukul 11:00 - 13:00 dan 17:00 - 19:00 WIB Contact : (0274) 444715

Ka Komite PPI RSPAU dr. S Hardjolukito Laksanakan Refreshing Pelatihan Dan Evaluasi Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi (PPI)



Ka Komite PPI RSPAU dr. S Hardjolukito melaksanakan refreshing Pelatihan Dan Evaluasi Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi (PPI). Hal ini dIlaksanakan dalam rangka sebagai upaya untuk tetap menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta keselamatan pasien dan tenaga kesehatan di RSPAU dr. S. Hardjolukito. Kegiatan yang dlaksanakan selama enam hari pada tanggal 16,18,19, 22, 23 dan 24 Agustus 2022 ini diikuti oleh seluruh perawat RSPAU.

 “Pelatihan ini dilaksanakan supaya para anggota RSPAU dapat merefresh kembali bagaimana untuk mengetahui, memahami dan menerapkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD),  pelaksanaan kebersihan tangan/cuci tangan, pengelolaan limbah medis/non medis sesuai konsep PPI, mengevaluasi Standar Prosedur operasional (SPO) tindakan keperawatan, menurunkan angka kejadian Infeksi terkait pelayanan kesehatan atau Healthcare Associated Infections (HAIs),” kata Komite PPI RSPAU Letkol Kes RY Wulandari, Amd.

Hadir sebagai pemateri Letkol Kes RY. Wulandari, A.Md., Letkol Kes drg. Hellen Amalia, Sp.Pedo,  PNS III-D Mulyani, AMK, PNS III-C Lina Efendi, S.Kep, PNS III-B Sumariani, A.Md.Keb., PNS III-A Dewi Karlina, A.Md.Kep, PNS III-A Wahyu Yulianto, A.Md.Kep.

Infeksi terkait pelayanan kesehatan atau Healthcare Associated Infections/HAIs (dahulu disebut infeksi nosokomial) merupakan masalah serius bagi fasilitas pelayanan kesehatan/Rumah Sakit karena dapat menghambat proses penyembuhan dan pemulihan pasien, memperpanjang hari rawat yang berakibat sangat membebani Fasyankes/Rumah Sakit maupun pasien. Fasyankes/Rumah Sakit sebagai pemberi jasa pelayanan kesehatan tidak saja memberikan pelayanan kuratif dan rehabilitatif tetapi juga memberikan pelayanan preventif dan promotif. Oleh sebab itu, Fasyankes/Rumah Sakit harus selalu melakukan upaya pencegahan atau meminimalkan timbulnya kejadian infeksi. Untuk keberhasilan pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) diperlukan tenaga kesehatan dan non kesehatan yang kompeten dan terampil serta memahami konsep PPI, terutama hal-hal yang terkait pelaksanaan kewaspadaan standar, penggunaan APD maupun pengelolaan limbah pada saat dan setelah pemberian layanan kepada pasien.

Setelah mengikuti pelatihan, harapannya para peserta dapat merefresh kembali  keterampilan serta semakin memahami kaidah-kaidah PPI dalam memberikan pelayanan pasien sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Humas RSPAU