Selamat Datang di website RSPAU dr.S.HARDJOLUKITO

Jam Besuk : Senin sampai Sabtu | Pukul 11:00 - 13:00 dan 17:00 - 19:00WIB Contact : (0274) 444702

Peringati Hari Ibu, RSPAU dr.  S. hardjolukito laksanakan Webinar Nasional “Heart Disease in Women”



Penyakit jantung merupakan penyakit paling mematikan di dunia. Penyakit jantung atau kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia yang mengakibatkan 18,7 juta kematian per tahun. Pada tahun 2020  hampir 10 juta orang di seluruh dunia meninggal akibat penyakit jantung. Angka ini belum termasuk angka di tahun  2021. WHO bahkan memprediksi pada tahun 2030 mendatang orang yang meninggal akibat penyakit jantung bisa menyentuh angka 50 juta per tahunnya. Di era pandemi Covid 19 saat ini,  angka kematian akibat jantung masih lebih tinggi dari angka kematian yang disebabkan oleh Covid 19.

Selama ini penyakit jantung lebih sering dianggap sebagai masalah kesehatan yang kebanyakan menyerang pria. Tapi pada kenyatannya, penyakit jantung juga menjadi penyebab utama kematian pada perempuan. Karena beberapa gejala penyakit jantung pada perempuan, dapat berbeda dengan pria, perempuan seringkali tidak tahu apa yang harus diwaspadai.

Oleh karena itu, pada peringatan Hari Ibu tahun ini, RSPAU dr.  S Hardjolukito bekerjasama dengan PIA Ardhya Garini menyelenggarakan webinar untuk meningkatkan kepedulian perempuan pada jantung. (17/12/21) Mengusung tema Heart Disease in Woman “Perempuan Bicara Tentang Perempuan: Mengenali Gejala, Faktor Resiko, Dan Pencegahan Penyakit Jantung Pada Perempuan”, dimana dilaksanakan secara daring melalui media zoom & live streaming youtube dan diikuti oleh kurang lebih 1000 peserta.

Hadir sebagai narasumber dalam webinar ini pakar kesehatan  jantung perempuan Indonesia yaitu Dr. dr. Dyana Sarvasti, Sp.JP(K)-FIHA, Chair of  Women Cardiology Working Group RS.Husada Utama Surabaya dengan materi “Langkah-Langkah Mencegah Penyakit Jantung Pada Perempuan”, dr. Siti Elkana Nauli, Sp.JP(K)-FIHA,   Chair of Indonesian Heart Failure and Cardiometabolic Working Group RSUD Tangerang dengan materi “Penyakit Jantung Yang Menyebabkan Gagal Jantung Pada Perempuan”, dan dr. Erika Maharani, Sp.JP(K)-FIHA, Dokter Spesialis Jantung RSUP dr. Sardjito Yogyakarta dengan materi “Aritmia Yang Sering Terjadi Pada Perempuan”. Sebagai moderator yaitu dr. Citra Taranita, Sp.A., M.Biomed.

Adapun susunan acara pada webinar ini adalah pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sambutan Ka RSPAU dr. S Hardjolukito, Opening Speech oleh Ketua Umum Ardhya Garini, Acara inti oleh narasumber, tanya jawab dan penutup.

Dalam sambutannya Ka RSPAU dr. S Hardjolukito menyampaikan terimakasih kepada Ketua PIA Ardhya Garini dan kepada narasumber webinar.

“Saya mengucapkan terimakasih, khususnya kepada ketua umum pia ardhya garini selaku wakil ketua umum yayasan Ardhya Garini Ibu Inong Fadjar Prasetyo yang telah berkenan memberikan sambutan pembukaan pada kegiatan webinar ini, serta terimakasih kepada para narasumber webinar peserta dan panitia. Semoga Webinar Dalam Rangka Memperingati Hari Ibu,  dengan tema Heart Disease in Woman “Perempuan Bicara Tentang Perempuan: Mengenali Gejala, Faktor Resiko, Dan Pencegahan Penyakit Jantung Pada Perempuan” ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang kesehatan jantung pada perempuan.” Ucap Ka RSPAU dr. S Hardjolukito Marsma TNI dr. Mukti Arja Berlian, Sp.PD., Sp.KP.

Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo dalam opening speech menyambut baik dan mengucapkan terimakasih kepada Kepala RSPAU dr. S Hardjolukito yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Saya selaku Ketua Umum PIA Ardhya Garini menyambut baik baik kegiatan ini dan terimakasih kepada Kepala RSPAU dr. S Hardjolukito yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dimana nantinya dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang jantung dan juga pentingnya pencegahannya. Kegiatan ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian TNI AU untuk dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama terhadap kesehatan perempuan Indonesia.” Kata Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo. Humas RSPAU